Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Persamaan

Aku masih mengingat dengan jelas, saat itu kita duduk berhadapan dalam satu meja makan. Kamu seseorang yang kuharapkan untuk duduk pada meja makan yang sama denganku beberapa tahun lagi, saling berhadapan, berkata lewat dua pasang mata yang bertemu untuk saling mengemukakan rindu atau hal tidak penting lain. Aku meminum segelas teh manis yang terasa dingin dan terlihat sudah separuh tempat. Kamu bercerita seolah-olah waktu tak pernah hadir untuk memberikan batasan. Berbicara dari topik marmut lucu sampai hidup manusia pemilik jabatan pun turut andil didalamnya. Aku yang hanya terdiam dan sesekali tertawa mendengar pendapat yang menurutku tak masuk akal. Ekspresi wajah yang berbeda muncul disela-sela perdebatan kita berdua. Bibirku tak mau ketinggalan untuk ikut berdiskusi didalamnya, dengan pikiran yang masih mencari topik untuk tetap membangun percakapan. Kejadian ini terulang pada hari yag lain. Indera perasaku sedikit tersadar bahwa tehku tak semanis tadi, kornea mata yang se...

Perjalanan Tak Terduga (Wediombo, Yogyakarta)

Yang terjadi adalah logikaku selalu menciptakan perjalan sederhana tanpa rencana. Didalangi oleh pikiran buruk tentang kekhawatiran mahasiswa semeter tanggung soal digit yang dianggapnya sebagai tolak ukur atas seberapa jauh pemahaman yang ia miliki. Membidik satu persatu jiwa risau yang sepemikiran. Memulai perjalanan dengan sedikit mengingat cara bersenang-senang. Mulai memikirkan pada titik koordinat mana sebuah kita akan lupa. Dengan riuh suara ombak yang dijadikan sebagai pilihan.   "Jogja masih istimewa" kataku dengan nada yang sedikit berbisik. Gadis belia yang akan segera merasakan beratnya pikiran manusia seperlima abad mulai berjalan mendekati dengan meluruskan barisan untuk ikut berbincang atau sekedar mendengar percakapan dua gumpal daging lain. "Jangan berisik! Aku tak sudi, istimewanya dinikmati pasang mata lain yang hanya menjamah tanpa mampu menjaga." nada suaranya memecah keheningan kala itu, kedua alisnya sengaja bertemu menyaingi tingginy...